RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Mata Pelajaran :
Kimia
Kelas / Semester : XI / Dua
Alokasi Waktu : 2 X Pertemuan
- Standar Kompetensi :
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode
pengukuran, dan terapannya.
- Kompetensi Dasar :
4.6
Memprediksi terbentuknya endapan dari
suatu reaksi berdasarkan prinsip
kelarutan dan hasil kali kelarutan.
- Indikator :
·
Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau
larutan garam yang sukar larut
·
Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan
tingkat kelarutan atau pengendapannya
·
Menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit yang
sukar larut dalam air
·
Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar
larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya
·
Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam
larutan
·
Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya
·
Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan
harga Ksp
- Materi Pembelajaran :
·
Kelarutan Dan Hasil Kali
Kelarutan
Istilah kelarutan (solubility)
digunakan untuk menyatakan jumlah maksimal zat yang dapat larut dalam
sejumlah tertentu pelarut. Kelarutan (khususnya untuk zat yang sukar larut)
dinyatakan dalam satuan mol.L–1. Jadi,
kelarutan (s) sama dengan molaritas (M).
Dalam
suatu larutan jenuh dari suatu elektrolit yang sukar larut, terdapat
kesetimbangan
antara zat padat yang tidak larut dan ion-ion zat itu yang larut.
Karena
zat padat tidak mempunyai molaritas, maka tetapan kesetimbangan
reaksi
di atas hanya melibatkan ion-ionnya saja, dan tetapan kesetimbangannya
disebut
tetapan hasil kali kelarutan (Ksp)
Ksp = [My+]x
[Ax–]y
·
Hubungan Kelarutan (s)
dengan Tetapan Hasil Kali Kelarutan(Ksp)
Oleh
karena s dan Ksp sama-sama
dihitung pada larutan jenuh, maka antara s
dan Ksp ada hubungan yang sangat erat. Jadi, nilai Ksp ada keterkaitannya dengan
nilai
s. Secara umum hubungan antara kelarutan (s) dengan tetapan hasil
kali kelarutan (Ksp) untuk
larutan elektrolit AxBy dapat dinyatakan sebagai berikut.
s xs ys
Ksp = [Ay+]x [Bx–]y
= (xs)x
(ys)y
Ksp
= xx yy s(x+y)
·
Pengaruh Ion Senama
terhadap Kelarutan
Dalam larutan jenuh Ag2CrO4 terdapat kesetimbangan antara Ag2CrO4
padat
dengan ion Ag+ dan ion CrO4 2-
·
Apa yang terjadi jika ke
dalam larutan jenuh tersebut ditambahkan larutan AgNO3 atau larutan
K2CrO4?
Penambahan larutan AgNO3 atau K2CrO4
akan memperbesar konsentrasi ion Ag+ atau ion CrO42–
dalam larutan.
Sesuai asas Le Chatelier tentang pergeseran
kesetimbangan, penambahan
konsentrasi ion Ag+ atau ion CrO42–
akan menggeser kesetimbangan kekiri.
Akibatnya jumlah Ag2CrO4 yang larut menjadi
berkurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa ion senama memperkecil kelarutan.
·
Hubungan Ksp dengan pH
Harga
pH sering digunakan untuk menghitung Ksp suatu basa yang sukar larut.
Sebaliknya,
harga Ksp suatu basa dapat digunakan untuk
menentukan pH larutan.
- Strategi Pembelajaran / Metode
Pembelajaran :
Model Pembelajaran : cooperative learning
Metoda Pembelajaran : Diskusi kelompok, tanya jawab, latihan soal
- Langkah-langkah Pembelajaran :
A.
Pendahuluan
|
Kegiatan
|
Penilaian oleh Pengamat
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
Fase Eksplorasi
1. Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran produk,
proses, keterampilan sosial, dan karakter.
2. mengelompokkan siswa dan
membagikan LKS non-eksperimen yang berbasis penemuan konsep.
3. mengajukan pertanyaan
yang membuka wawasan siswa dan membimbing ke arah penemuan konsep, seperti:
“Anak-anak, pernahkah
kalian melarutkan garam dalam air? ”
“ bagaimana jika kedalam air
tersebut ditambahkan garam terus menerus? Apakah garam tersebut akan tetap
larut sempurna dalam air?”
|
|
|
|
|
B.
Inti
|
Kegiatan
|
Penilaian
oleh Pengamat
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
Fase penemuan konsep
Penggalan 1
1.
Guru mendemonstrasikan percobaan
pelarutan garam dalam air, dan terus menerus sampai garam tidak dapat larut.
2.
Guru meminta siswa untuk
memperhatikan perubahan yang terjadi dalam perlakuan tersebut.
3.
Siswa memperhatikan dengan teliti reaksi yang terjadi pada
demonstrasi yang dilakukan guru.
4.
Guru memberikan pengarahan
kepada siswa untuk menemukan konsep mengenai kesetimbangan larutan jenuh atau
garam yang sukar larut.
5.
Kemudian guru meminta siswa melaksanakan diskusi dan bekerjasama dalam kelompok untuk
menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam LKS dengan teliti dan jujur.
Penggalan 2
1.
Guru memberikan penjelasan
singkat mengenai hubungan antara kelarutan dengan tetapan hasil kali
kelarutan.
2.
Meminta siswa untuk menjelaskan
hubungan antara kelarutan dengan tetapan hasil kali kelarutan.
3.
Siswa melaksanakan diskusi (mengemukakan
pendapat) dan bekerjasama
dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam LKS.
4.
Guru memberikan data harga Ksp,
dan meminta siswa untuk menghitung kelarutan elektrolit yang sukar larut,
atau sebaliknya.
5.
Siswa melaksanakan diskusi (berkomunikasi
dan mengemukakan pendapat) dan bekerjasama
dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam LKS.
Penggalan 3
1. Guru melakukan demonstrasi pelarutan garam dalam air,
penambahan dilaukan terus menerus sampai garam tidak larut. Kemudian guru
menuliskan reaksi ionisasi garam (NaCl),
NaCl(s)
à Na+ (aq) +
Cl- (aq)
2. Meminta siswa untuk mengidentifikasi pengaruh penambahan ion
senama berdasarkan hukum kesetimbangan.
3. Siswa melaksanakan
diskusi (berkomunikasi dan mengemukakan pendapat) dan bekerjasama dalam
kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam LKS.
4. Guru memberikan data tetapan hasil kali kelarutan suatu
senyawa, kemudian guru membimbing siswa untuk dapat menentukan harga pH
senyawa tersebut.
5. Siswa melaksanakan
diskusi (berkomunikasi dan mengemukakan pendapat) dan bekerjasama dalam
kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam LKS.
6. Guru memberikan data herga Ksp beberapa senyawa, kemudian
berdasarkan data tersebut siswa diminta untuk memprediksi terbentuknya
endapan.
7. Siswa melaksanakan
diskusi (berkomunikasi dan mengemukakan pendapat) dan bekerjasama dalam
kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam LKS.
Penggalan 4
Berdasarkan penggalan 1 sampai 3, siswa diminta untuk menjelaskan tentang hubungan antara
kelarutan dengan tetapan hasil kali kelarutan, dan juga hubungan antara Ksp
dengan pH suatu larutan.
Fase Aplikasi Konsep
meminta siswa menyelesaikan masalah atau soal-soal yang berkaitan dengan
konsep kelarutan dan tetapan hasil kali kelarutan.
|
|
|
|
|
C. Penutup
Menutup pelajaran dengan memberikan
umpan balik kepada siswa dan bersama siswa membuat rangkuman tentang konsep
yang telah dipelajari.
- Alat / Bahan / Sumber Belajar :
·
Alat / Bahan :
Lembar kerja
·
Sumber Belajar :
Buku paket kimia 2, Michael Purba, Erlangga2
- Penilaian :
·
Jenis tagihan
: Tugas individu, ulangan
·
Bentuk instrumen
: Laporan tertulis, Tes tertulis
|
|
Bandar
Lampung, Januari 2013
Mengetahui,
Guru Mapel Kimia
NPM. 1013023070,1013023055
|
|
|
|







Tidak ada komentar:
Posting Komentar